1
2
3
4
5
 

REKOMENDASI


 
12

Kitab Omong Kosong berkisah tentang bencana persembahan kuda oleh Sri Rama dari negeri Ayodya bersama dengan ribuan balatentara berkuda. Persembahan kuda sebagai obat akan penyesalan atas ketidakpercayaannya terhadap Dewi Sinta, terhadap kesucian titisan Dewi Laksmi tersebut saat Rahwana menculik dan membawanya ke negeri Alengka. Betapa kagetnya Sri Rama, sebab di tengah penyerbuan seluruh anak benua, ia bertemu dengan dua orang anak laki-laki kembar bernama Lawa dan Kusa. Mereka pun bertarung dan di luar dugaan Sri Rama, anak berusia sepuluh tahun itu sangat sulit untuk ditaklukkan. Barulah kemudian diketahui bahwa Lawa dan Kusa adalah anak kandungnya. Anak yang tak pernah diketahui keberadaannya, tak pernah dipertanyakan nasibnya, pun tak pernah diusahakan untuk menemuinya.

 

13

“Mati Ketawa ala Refotnasi Menyorong Rembulan” merupakan sebuah buku besutan Emha Ainun Nadjib atau yang lebih di kenal dengan sebutan “Cak Nun“. Buku ini merupakan rekaman upaya-upaya dan dialog yang dilakukannya dan para tokoh reformis lainya dengan pemerintahan dalam membuka jalan menuju Indonesia yang lebih demokratis.

 

14

 

Kukila adalah perempuan itu, yang membenci September dan pohon mangga. Hidupnya didera rasa bersalah yang besar, kepada mantan suaminya, mantan kekasihnya, dan anak-anaknya. Kepada suratlah dia berbicara dan kepada pohon-pohonlah dia menyembunyikan masa lalu, karena rahasia, konon, akan hidup aman dalam batang-batang pohon.Selain “Kukila (Rahasia Pohon Rahasia)”, didalam buku ini ada lima belas cerita pendek lain, dikisahkan dalam kata-kata Aan Mansyur yang manis, bersahaja, kadang sedikit menggoda.

 

 

 

“Setiap karya akan menemukan pembacanya.”

Perpus Banal